Senin, 05 November 2012

SIMAK KDRT DI SEKITARMU !!!


Isu penindasan terhadap wanita terus menerus menjadi perbincangan hangat. Salah satunya, kekerasan dalam rumah tangga. Perjuangan menghapus kdrt, nyaring disuarakan organisasi atau kelompok mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan. Namun kdrt masih kerap terjadi. Selama ini, masyarakat masih menganggap kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada lingkup keluarganya sebagai persoalan pribadi yang tidak boleh dimasuki pihak luar. Bahkan sebagian masyarakat termasuk perempuan yang menjadi korban, ada yang menganggap kasus-kasus tersebut bukan sebagai tindak kekerasan.

Data statistik lengkap mengenai kasus kdrt di indonesia, memang belum tersedia. Namun, terdapat sejumlah informasi dari LSM dan organisasi perempuan, khususnya P2TP2A yang menerima pengaduan dan membantu korban KDRT, mengungkap fakta tersebut. ‘perjuangan’ menghapus kekerasan dalam rumah tangga, kdrt, berangkat dari fakta banyaknya kasus kdrt yang terjadi dengan korban mayoritas perempuan dan anak-anak. Meskipun tidak menutup kemungkinan, pelapornya pihak suami.

Dalam undang undang nomor 23 tahun 2004, tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, disebutkan, “Setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, atau penelantaran rumah tangga, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan atau perampasan kemerdekaan dengan cara melawan hukum, dalam lingkup rumah tangga.”

Kasus yang pernah diwacanakan Kaltim Post sebelumnya, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Balikpapan perlu mendapatkan perhatian banyak pihak. Sebab, jumlah kasus ini dilaporkan meningkat signifikan. Jika pada 2011 terdapat 28 kasus, maka sampai Oktober 2012 telah terjadi 35 kasus.

Menurut Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Inspektur Polisi Dua Rosna Meliani, banyak faktor yang memicu terjadinya kasus ini. Faktor yang paling utama biasanya adalah munculnya WIL (wanita idaman lain) atau PIL (pria idaman lain). Seperti, perselingkuhan dan poligami, kata Rosna. Selain itu, masalah ekonomi keluarga, seperti gaji yang kurang menutupi biaya gaya hidup, juga memicu KDRT. Ada juga efek pernikahan dini yang dilakukan oleh remaja usia di bawah 20 tahun. Pola pikir yang masih labil tentunya, urai Rosna.

IPDA Rosna Meilani
Maraknya kasus KDRT yang meningkat di Balikpapan, membuat P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) kota Balikpapan angkat bicara. Hj. Arita Rizal Effendi, Ketua Umum P2TP2A Kota Balikpapan, memaparkan bahwa terjadinya peningkatan angka pelaporan KDRT merupakan kesadaran masyarakat atas hak dan kewajibannya di dalam berumah tangga. “Bisa dinilai negatif, tapi bisa juga dimaknai positif. Negatifnya, adalah pengendalian diri terhadap rumah tangga itu sendiri. Sebagai suami, tentu tugas utamanya adalah memberi nafkah, dan istri menjaga nama baik suami. Jika permasalahan ketidakseimbangan hak dan kewajiban antara istri dan suami harus menjadi konsumsi orang banyak, berarti mengarah negatif,” papar istri Wali kota Balikpapan ini.

Sebaliknya, bisa dianggap positif ketika si korban, mulai menyadari hak apa saja yang perlu dipertahankan di dalam suatu pernikahan, atau rumah tangga. Dengan mengungkapkan permasalahan, maka artinya si korban juga membutuhkan perlindungan dari orang lain pada saat merasa tidak aman di dalam rumah tangga atau pernikahannya,” tambah wanita kelahiran Yogyakarta tahun 1961 ini.
Terjadinya kekerasan dalam rumah tangga tentu bukan hanya kekerasan fisik, Arita menambahkan kekerasan dengan perkataan hingga mebuat pasangannya menjadi tertekan, juga dapat dikatakan sebagai KDRT, secara psikis. Oleh karena itu, Arita menyayangkan pernikahan yang berjalan tanpa dilandasi nilai agama yang tidak kokoh, kurang terjalinnya komunikasi dua arah antara istri dan suami, juga belum adanya keseimbangan antara knowledge dan dan emosial individunya. (*/nno)


***

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak 



Kisah-kasih KDRT

Keluarga harmonis, tentu diidamkan oleh setiap pasangan menikah. Keharmonisan merupakan suatu kepuasan tersendiri untuk meraih perasaan aman, nyaman, dan bahagia di dalam rumah tangga. Dipaparkan Hj. Arita Rizal Effendi, Ketua Umum P2TP2A Kota Balikpapan, beberapa contoh kasus KDRT di Balikpapan.

ISTRI MELAPOR
Seorang suami, selain 'main tangan', juga memiliki wanita idaman lain di luar rumah. Beberapa bulan pertama, suami mulai pulang larut malam. Beberapa bulan kemudian, suami mulai jarang pulang ke rumah. Sesekalinya pulang ke rumah, saat istrinya cerewet sedikit, langsung dipukul oleh suaminya. Beberapa kali terjadi kekerasan fisik oleh suami kepada istrinya, maka dengan keberanian yang sudah memuncak, istri melaporkan suaminya ke kantor polisi.

SUAMI MELAPOR
Seorang istri, terlalu menuntut banyak kepada suami. Biasanya, pemenuhan kebutuhan materi untuk gaya hidup yang tinggi. Yaitu konsumsi belanjaan branded, perawatan kecantikan, travelling, dan lain-lain yang begitu berlebihan, tanpa memperhitungkan pendapatan suami. Pada saat suami merasa sudah lelah bekerja, dengan tuntutan istri yang beragam dan omelan berbagai macam permintaan, maka suami datang ke kantor polisi. Melaporkan terjadinya kekerasan secara psikis.

INCEST
Seorang Ayah, tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri. Pada saat istri tidak di rumah, sang Ayah hanya ditinggal berdua dengan anak gadisnya yang mulai beranjak remaja. Saat muncul hasrat Ayah ingin bersetubuh, maka anak yang sealiran darah ini menjadi korban. Beberapa kali diperlakukan tidak senonoh, anak diancam bahkan dipukuli oleh Ayah agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun. Namun, karena si anak akhirnya hamil dan tidak tahan dengan perlakuan Ayahnya, maka si Anak melapor ke kantor polisi.

Ragam kasus seperti disebutkan di atas, diproses di UPPA (Unit Pemberdayaan Perempuan dan Anak). Dalam proses tersebut khususnya untuk pasangan suami dan istri, memiliki satu masa yang disebut mediasi, dimana antara suami dan istri memiliki kesempatan untuk berunding kembali. “Tidak jarang, pelapor mencabut berkas perkara, saat mengingat bahwa masih ada anak-anak yang membutuhkan perhatian dari kedua orangtuanya,” terang IPDA Rosna Meilani, Kanit UPPA. (*/nno)

 ***


Apa Kata Srikandi UPPA Balikpapan


UPPA, unit pengaduan perilaku tidak baik terhadap perempuan dan anak-anak terletak di samping wisma purwa, tepat di depan hotel atomik. Dengan ayunan, pot bunga, dan cat warna hijau, memang tidak tampak seperti kantor polisi pada umumnya. Unit yang ruangannya terpisah dengan Polres di wilayah klandasan ini, ternyata memang sengaja dilakukan. Rosna menjelaskan, hal tersebut dilakukan demi menjaga psikis korban. “Biasanya, masyarakat yang datang ke kantor polisi kalau melihat seragam, psikisnya tentu berbeda. Kebanyakan orang merasa takut terlebih dulu sebelum masuk,” kata Rosna.

Maka UPPA sengaja terpisah dan menggunakan baju sipil (biasa), agar masyarakat mau mendekat dan merasa tidak ada jarak. “Sehingga mereka mau lebih terbuka untuk menceritakan suatu permasalahan, dan kami mudah untuk melakukan pendekatan secara personal,” tambahnya. Dengan adanya penugasan piket, unit PPA siap standby menerima laporan selama 24 jam sehari.

Febrina, anggota UPPA menyampaikan rasa prihatinya terhadap kasus-kasus yang dilaporkan ke UPPA Satreskrim Polres Balikpapan. Ia sendiri, sebagai perempuan merasa sangat sedih ketika seorang pelapor datang dengan wajah yang lebam dan bibirnya sampai pecah. Perempuan berusia 24 tahun ini, selama mendampingi proses pidana terhadap korban, mengaku tak jarang ia pulang larut untuk mendampingi korban. Meskipun ia belum pernah menikah, namun ia sering merasa heran, “Perempuan kan seharusnya diberikan perlindungan. Diberi kasih sayang. Kenapa dipukuli sampai sebegitunya,” ujarnya. Menurut penuturannya, para pelapor yang datang ke UPPA, tidak semuanya ingin melalui proses hukum. “Justru sering juga, mereka hanya ingin memberikan efek jera kepada suaminya,” terangnya.

Ungkapan senada disampaikan Hastuti dan Nova, yang juga anggota UPPA menilai dengan adanya kejadian kasus-kasus KDRT, ia mendapatkan pengalaman berharga untuk diri mereka. Dua wanita ini mengaku prihatin sebagai sesama perempuan, meskipun berum pernah mengalami kekerasan fisik di rumah.

Sebagai kepala unit PPA, IPDA Rosna menghimbau kepada masyarakat terutama para korban KDRT. “Jangan segan melapor kepada kami di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Karena kami selalu berusaha menjadi sahabat bagi para wanita, remaja, ataupun korban KDRT. Berbagilah bersama kami,” kata Rosna.

IPDA Rosna Meilani (33) memimpin, Briptu Hastuti Damayanti (24), Briptu Nova Hilawati (27), Briptu Lelik Suhardini (25), Briptu Febrina E Lingga (24), Briptu I Wayan Eka (27), Brigadir Farida (27), Brigadir Kusmanto (32), Bripka Maulani (32). Dengan sembilan personil, 6 diantaranya wanita dan 3 diantaranya adalah laki-laki, tim UPPA berusaha bekerjasama dengan baik. (*/nno)

***


Tips Menghindari KDRT

Psikolog Triharim, Ketua Umum P2TP2A Hj. Arita Rizal Effendi dan IPDA Rosna, menyampaikan beberapa tips untuk menghindari KDRT :

  1. Bangun pondasi keimanan di dalam keluarga
  2. Perlu digalakkan pendidikan mengenai HAM dan pemberdayaan perempuan
  3. Menyebarkan informasi dan mempromosikan prinsip hidup sehat, anti kekerasan terhadap perempuan dan anak
  4. Menolak kekerasan sebagai cara untuk memecahkan masalah, termasuk sosialisasi penyuluhan mencegah kekerasan di dalam pernikahan
  5. Meminta bantuan pada lembaga berwenang yang menangani kasus perempuan dan anak-anak untuk mendapat perlindungan
  6. Bagi istri perlu menjalani terapi kognitif dan belajar utk berperilaku asertif.
  7. Suami, istri dan anak meminta bantuan psikolog untuk terlibat dalam Terapi Keluarga, dimana masing-masing bisa sharing. Sehingga menumbuhkan hubungan pernikahan yang sehat, bukan dilandasi oleh kekerasan, namun dilandasi oleh rasa empati.
  8. Belajar mengatur porsi emosi, sehingga jika ada perbedaan pendapat, tidak perlu menggunakan kekerasan. Karena berpotensi pada anak melakukan imitation atau meniru perilaku tersebut. Oleh karena itu, anak perlu diajarkan juga bagaimana bersikap empati dan mengatur emosi sedini mungkin. Namun semua itu tetap harus diawali dari orangtua. (*/nno)

***

Data kasus KDRT Sepanjang 2012
 
Januari : 5 kasus
Februari : -
Maret : 4 kasus
April : 4 kasus
Mei : 3 kasus
Juni : 4 kasus
Juli : 7 kasus
Agustus : 2 kasus
September : 1 kasus
Oktober : 5 kasus

Total Kasus : 35 kasus
Korban perempuan dewasa : 34 orang
Korban anak-anak : 1 orang




Pengaduan masyarakat untuk korban KDRT :

1. UPPA – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak
Alamat : Jl. Apt. Pranoto Blok D No. 5 A Balikpapan
Hotline : 0542 - 5680143

2. P2TP2A – Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak
Alamat : Jl. Milono No. 30 Gn. Pasir Balikpapan
Hotline : 0542 - 7074411

3. KPB – Koalisi Perempuan Balikpapan
Alamat : Perumahan Wika Balikpapan



SIMAK KDRT DI SEKITARMU, LAPORKAN !!!






Kamis, 16 Agustus 2012

RIBUAN LANGKAHKU SETAHUN INI

Hidup ini aneh ya…
Entah apa yang terjadi sama aku, tepat setahun yang lalu.
Aku bingung bagaimana cara menjabarkan semua yang kujalani selama lebih dari 300 hari ini.
Aku masih ingat, di bulan November 2010, waktu aku kenal kamu…kamu minta nomer telpon. Dan disitu jadi awal hubungan kita. Aku senaaaang sekali. Aku bahkan bahagia. Hari-hari yang aku lalui, ngobrol sama kamu lewat telpon. Cuma jam tidur yang memisahkan obrolan kita sejenak. Kamu tau nggak, kamu sudah mengisi hari-hariku dengan canda tawa, semangat, dan nasehat. Walaupun mungkin bisa aja, kamu berbohong!
Aku tidak mengenalmu dengan jelas, aku tidak melihat kamu siapa, aku tidak tau apa yang kamu lakukan disana. Tapi aku yakin, bahwa perasaan ini bukan kebohongan. Ini perasaan yang terlalu nyata untuk aku sangkal. That is I love you.
Aku berusaha melakukan yang terbaik untuk orang yang aku sayang. Aku tidak peduli jarak, usia, atau apalah itu. Aku percaya bahwa cinta adalah anugerah yang sangat indah dari Tuhan, kepada manusia. Karena cinta itu tidak buta, tuli, atau bisu. Cinta memilih, kepada insan mana dia akan jatuh. Dan itu adalah keberuntungan.
Saat itu aku percaya, Jika memang ada cinta di antara kita, kejar dan jagalah dengan baik. Maka aku melakukannya, dengan merobohkan logikaku, mendatangimu di tanggal 30 November 2010. Satu hari tepat sebelum ulang tahunmu. Sebelum hari keberangkatan itu, aku berjuang dengan rintangan yang ada, ingin memberimu kado ulangtahun yang special untuk selalu kamu pakai. Topi dan kaos.
Dengan modal keyakinan atas cinta yang masih membara hari itu, kamu datang menyambut kedatanganku di bandara. Kamu perhatikan aku…dan rasa itu semakin kuat. Sampai aku bingung, bagaimana cara mengungkapkan gejolak ini. Disimpan sakit, maka aku mengungkapkannya. Tapi ternyata itu jauh lebih sakit!
Kita pernah berjanji, jika ada pertanyaan dari orang lain, maka jawaban kita adalah saling memiliki. Terdengar konyol, kampungan, kekanakan. Tapi aku tidak perduli.
Kamu tau nggak, apa yang terjadi setelah pertemuan kita, dan aku kembali pulang? Banyak! Aku dihina, nama baikku dipertaruhkan, harga diriku nyaris tidak berarti dimata mereka yang menganggap aku merebutmu darinya. Aku ingat kamu pernah berjanji, kamu akan melindungi aku. Tapi aku terlanjur terjatuh, dan tidak ada seorangpun yang simpatik. Aku menahannya sendirian tanpa pembelaan siapapun. Dan itu sakit! Sedangkan kamu bungkam, sembunyi, menghilang entah dimana. Tapi cukup aku yang rasa, aku juga tidak mau membebani kamu.
Maka aku memutuskan untuk menyingkir. Menghilang, menyendiri. Aku tidak mau ada orang yang menemukanku selain keluargaku. Aku masih benci dengan pandangan orang tentang aku atas kamu. Ingin membencimu, sudah pernah kulakukan. Tapi itu malah menyiksaku. Seorang sahabatku memaki dan meminta agar aku melupakan kamu. Aku sudah pernah mencobanya. Tapi selalu gagal.
aku membiarkan semuanya berjalan. Berbulan-bulan…sampai kamu tiba-tiba muncul lagi, dan kamu memakiku karena suatu alasan yang menurutku terlalu konyol. Itu kah balasan yang pantas aku terima, selama aku menunggumu? Karena memang aku pernah juga memakimu dengan amarahku. Tapi saat itu aku sudah minta maaf kan? Oke, kita impas.
Kamu tau nggak setelah itu, apalagi yang terjadi? Banyak! Beberapa orang mendekat, dan aku bukan anak kecil lagi. Aku tau maksud mereka, dan itu pernah kubayangkan ketika aku masih dalam kasih sayangmu. Aku juga tidak paham, sejak kapan hubungan kita berakhir. Berkali-kali, aku malah ingat janji yang pernah aku ucapkan. Aku tidak bisa! aku punya kamu, Dendi Ariansyah.
Masih ingat nggak, dulu aku pernah bilang, selesaikan dulu kisah cinta kamu dan dia, aku bersedia menunggu. Tidak ada yang pasti di dunia ini. Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Aku tidak pernah berhenti mencintai kamu. Sampai saat ini, aku belum sanggup. Aku sudah berusaha, tapi merasa tolol, bahkan sia-sia. Dan sampai hari ini, aku masih menyelipkan namamu dalam doaku. Jadi aku cuma bisa bertahan. Entah sampai kapan. Mungkin ini memang garis takdir Tuhan. Aku bersyukur sempat memilikimu.
Sekarang, tepat 1 tahun yang lalu. Hari ulang tahunmu. Selamat ulang tahun sayang
Mungkin sampai detik ini pun, perasaanku tidak berubah
Semoga kelak, kedewasaan akan membawamu menemukan cinta kamu cari
Bermimpilah setinggi langit
Jangan pernah takut terjatuh
Cinta tidak akan pernah membiarkanmu terjatuh
Cinta hanya akan membuatmu belajar
Berdiri, melangkah, bahkan berlari sekuat energi di dalam hatimu

Aku berdoa semoga Tuhan, malaikat, dan cinta selalu ada bersamamu
Menjadikanmu seorang Jendral perkasa
Seperti yang selama ini memimpin asa dan nyanyian hatiku
Tetaplah menjadi Jendralku
Meskipun kelak kita tidak bisa bersama seperti dulu
Baik-baiklah dimanapun abang berada.

I love you, Dendi   









Senin, 23 Juli 2012

Puisi Malamku


Mengingatmu menghanyutkanku pada luka, tak tersentuh, tertelan dalam arena jantungku, yang hingga kini hanya bisa terdiam

Sepi ini hadirkan rindu yang tak terjamah. Hanya ada bayang semu yang sampai kini menggerogoti batin saat mengingatmu

Bila rinduku tak jua sampai pada peraduan semestinya di hatimu, maka biarkan saja asaku tumbuh meski hanya harapan kosong

Kadang kupikir kamu adalah belati kiriman Tuhan yg ditujukan padaku, menyayat nadiku sambil tertawa melihatku histeris

Kupikir juga kamu adalah malaikat cinta dari Tuhan yg mengajarkan aku tentang jatuh dan bangkit berdiri berontakkan keputus-asaan

Kurasa malam yang kini hadir selimuti sepi dan hiasi rinduku adalah siksaan baru, hukuman atas kelancanganku mengharap tentang kita

#PuisiMalam


Aku dan Momo




Mungkinkah kamu tahu, sejak pertama kali aku merasakan sesuatu yang aneh, adalah ketika kita dipisahkan di lantai kerja yang berbeda, antara lantai 3 dan lantai 8? Di sana pertama kali aku merasakan kecemasan saat jauh darimu. Bahkan aku sendiri tidak tahu jawabannya. Hanya diam dan berusaha meredakan pikiran.

Mungkinkah kamu tahu, gombalan yang kulontar untuk kamu adalah ungkapan kebingunganku pada perasaanku sendiri tentang kamu? Pikirku, hanya dengan cara itu pikiranku sampai padamu dan berharap mengalihkan rasa yang terjadi. Bahkan aku sendiri juga tidak tahu jawabannya. Hanya diam dalam kebingunganku dan bersikeras melawan rasa.

Mungkinkah kamu tahu, ternyata aku sangat lemah menyembunyikan sesak nafasku saat berada di dekatmu, merasa seperti kejatuhan setitik pelangi saat melihatmu tersenyum, dan gelisah saat perempuan lain menatapmu dengan makna? Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan aku sendiri pun tidak tahu jawabannya. Karena kupikir dan juga pikiranmu, kita hanya berteman, tidak lebih.

Mungkinkah kamu tahu, semakin hari aku merasa semakin tersiksa menjelang tutup tahun, di tahun lalu? Bahkan aku sendiri tidak tahu jawabannya. Maka aku hanya bisa menatapmu menghampiriku, melihat senyummu di antara tawa bersama teman-teman yang lain, mendengarkan dengan baik tawa dan perkataanmu di sela perbincangan canda tawa kita.

Mungkinkah kamu tahu, ada rasa cemburu yang begitu hebat saat aku mendengar kamu membicarakan perempuan lain? Bahkan aku sendiri tidak tahu jawabannya. Maka aku hanya bisa ikut tersenyum dan tertawa bersama kalian di balik secuil goresan di ulu hatiku. Sakit dan ingin meronta? Iya. Tapi aku selalu bisa tersenyum dan bersikeras bahwa 'tidak ada apa-apa di antara kita'.

Mungkin selama ini pun, rasa yang ada padaku, hanya sekedar mimpi seorang gadis dungu yang berusaha berbuat baik untuk semua orang, termasuk melakukan hal yang tidak biasa bagi lelakinya, sementara luka merongrong jantung dan otak kecil, dan aku masih menteaterkan semua itu dalam senyum dan tawa riang.

Rentetan kisah dan cerita yang tercipta disutradarai oleh malaikat dan didirektori oleh Tuhan, adalah naskah hidup yang kadang kurasa bahwa 'kenapa aku selalu jadi peran protagonis?' Yang begitu cengeng, labil, dan na'as.

Aku yang pernah terjatuh, merasai luka, dan paranoid atas hela nafas beridentitas cinta, merasa 'jika bukan aku yang memulai untuk bangkit, lalu siapa? Setan?'
Lihat dan dengarlah, bahwa yang pernah terjatuh, luka, dan nyaris putus asa di genangan masa lalu, bukan hanya kamu. Bahkan, tidak semua orang juga yang kamu temui di jalan punya masa lalu yang pahit. Itu yang kemudian kunamakan HOSYT. Hati Orang Siapa Yang Tahu. 

Dan yang pernah terluka, bukan cuma kamu ... Tapi kita.
Dan yang pernah nyaris mati dalam rasa, bukan cuma aku ... Tapi kita.
Lantas kita tidak mungkin mati bersama dalam kebodohan yang luar biasa.
Seperti katamu, saat kamu terluka maka aku yang mengobati dan saat aku terluka kamu yang akan mengobatiku. Kamu berangan menemaniku ... Agar salah satu di antara kita yang kemudian akan menjaga siapa yang tertatih.

Apa kamu masih mau bilang, "Hanya ingin berbuat baik" ... ketika aku benar-benar membutuhkan sosok seperti kamu?

Apa kamu masih bersikeras bilang, "Don't think too much, just make it simple" ... Ketika kamu dan aku merasa terjebak di dalam dilema perasaan kita sendiri?

Apa kamu masih mengeraskan urat bicara, "Jangan bahas tentang cinta karena aku sedang tidak mau membahas" ... Ketika sebenarnya aku membutuhkan kejelasan tentang 'Kita'?

Apa kamu masih ingin berkata, "Siapa yang akan menemani aku makan pisang bakar?" Atau "Aku yang akan mengobati lukamu" dan "Aku yang akan membetulkan kembali kerusakan hatimu" ... Sebagai larangan bagi dirimu sendiri untuk merindukan aku?

Apa kamu masih saja mempertahankan pada semua orang bahwa kita "Cuma berteman" sementara kamu sendiri tahu, aku sayang padamu, dan aku merasa kamu berikan harapan yang indah?


Sampai kapan kamu akan terus begitu?
Apa mungkin ... 
Setelah aku benar-benar pergi dan menghilang ...


"If you love something, let it go. If it comes back, means it's yours. If it doesn't, it never really was in the first place."

Jumat, 29 Juni 2012

J'espère que vous comprenez


un certain temps avec vous
vous êtes toujours agréable
je donne avis
à chaque occasion
Je sentais qu'il y avait quelque chose
que j'ai pu lire à partir de chaque face de vos yeux

ne vous attendez jamais
Je pense que vous être le mien
cela n'arrivera pas
Je ne voulais vraiment pas
que l'espoir, tu deviens mon ami
semopga vous comprenez

attention que vous portez
n'aurait jamais kulupakan
mais ne vous artikan
espoir, quelque chose de plus
Je sentais qu'il y avait quelque chose
que j'ai pu lire à partir de chaque œil de visualisation

ne vous attendez jamais
Je vous demande d'être milkku
cela n'arrivera pas
Je ne voulais vraiment pas
que l'espoir, tu deviens mon ami
J'espère que vous comprenez

ne vous attendez jamais
Je pense que vous être le mien
cela n'arrivera pas
Je ne voulais vraiment pas
que je veux que tu sois mon ami
J'espère que vous comprenez

soupçonne ....
cela n'arrivera pas ..
Je ne voulais vraiment pas
que l'espoir, tu étais mon ami
J'espère que vous comprenez


 

*translate in French

Suerte

¿me oyes?
hablar con usted
a través del agua
a través del océano azul profundo
bajo el cielo abierto
oh, nena Estoy tratando de

muchacho te escucho en mis sueños
Siento tu susurro a través del mar
Yo te llevaré conmigo en mi corazón
se hace más fácil cuando la vida se pone difícil

suerte de que yo estoy enamorado de mi mejor amigo
la suerte de haber estado donde he estado
la suerte de estar volviendo a casa
ohhhohhhohhhohhohhohhhohh

no saben cuánto tiempo se tarda
la espera de un amor como este
cada vez que decimos adiós
Me gustaría que tuviéramos un beso más
Voy a esperar por ti, yo te prometo que lo haré

suerte de que yo estoy enamorado de mi mejor amigo
la suerte de haber estado donde he estado
la suerte de estar volviendo a casa
suerte estamos en el amor en todos los sentidos
la suerte de habernos quedado donde nos hemos alojado
la suerte de venir a casa algún día

así que estoy navegando por el mar
a una isla donde nos encontraremos
se escucha la música que llena el aire
Voy a poner una flor en el pelo

aunque las brisas a través de los árboles
se mueven tan bonita, eres todo lo que veo
como el mundo sigue girando alrededor
usted me sostiene aquí y ahora

suerte de que yo estoy enamorado de mi mejor amigo
la suerte de haber estado donde he estado
la suerte de estar volviendo a casa
suerte estamos en el amor en todos los sentidos
la suerte de habernos quedado donde nos hemos alojado
la suerte de venir a casa algún día



*translate in Spanish